Trimester Kehamilan

Selama hamil, Anda akan mengalami beberapa tahapan usia kehamilan. Dalam kondisi normal wajar, kehamilan terjadi selama empat puluh minggu, terhitung dari hari pertama Anda menstruasi terakhir dan tentunya dengan siklus teratur. Empat puluh minggu ini dibagi dalam tiga tahapan kehamilan yang bisa juga disebut sebagai trimester.

Masing-masing trimester merupakan saat-saat yang sangat menentukan pertumbuhan janin, sehingga setiap calon orang tua, terutama si ibu harus memperhatikan berbagai hal mulai dari asupan makanan dan nutrisi yang akan berperan penting dalam pembentukan si janin, vitamin, menjaga kondisi tubuh dan kesehatan dan lain sebagainya. Setiap tahapan merupakan masa yang istimewa, oleh karena itu setiap ibu harus menjaga agar kondisi emosinya stabil walaupun terjadi perubahan hormon dan perubahan lain pada tubuhnya.

Apa saja yang terjadi pada Anda dan janin Anda dalam setiap tahap tersebut?

Trimester Pertama (minggu ke 1-12)

Pada tahap awal ini, kondisi tubuh Anda mengalami banyak perubahan, ini terutama terjadi perubahan hormonal. Perubahan hormonal mempengaruhi pada semua sistem organ di dalam tubuh. Pedoman utamanya yaitu saat Anda berhenti haid, serta memastikan bahwa Anda memang benar-benar hamil. Perubahan apa lagi yang terjadi setelah ini? Anda akan merasa cepat lelah, pembesaran pada payudara dan putih hingga menonjol dan kadang disertai rasa sakit, ingin makanan tertentu atau ngidam atau bahkan membenci makanan tertentu, mual – mual dan muntah pada pagi hari atau morning sick, sakit kepala, sakit gigi, sembelit atau susah buang air, rasa panas di perut, dan perubahan temperamen atau mood.
Pada wanita yang hamil akan mengalami berbagai perubahan yang berbeda. Ada yang trimester pertamanya baik-baik saja atau tanpa munculnya perubahan yang terlalu signifikan, tapi ada juga yang melewatinya dengan susah payah dan harus bed rest pada sepanjang hari kehamilan. Dan ini tidak setiap kehamilan sama.

Pada tahap pertama ini, yang terpenting, perhatikan asupan gizi yang masuk ke tubuh Anda. Jika tidak bisa menelan nasi, mie, roti atau makanan pokok lainnya, segera cari makanan pengganti yang sesuai keinginan Anda. Pastikan Anda dan janin Anda tetap makan. Akan lebih bagus jika Anda rajin mengkonsumsi madu dan sari kurma pada tahap tersebut.

Baca artikel-artikel seputar kehamilan trimester 1

Trimester kedua (minggu 13-28)

Pada umumnya, wanita yang hamil mengakui bahwa trimester keduanya lebih mudah dijalani daripada trimester pertama mereka. Morning sickness dengan rasa mual yang melelahkan sudah berlalu, dan mulai muncul mood untuk makan, sera dapat beraktivitas kembali. Bagaimana dengan Anda? Apakah mengalami hal ini juga?

Meski Anda tidak kehilangan mood lagi, tidak lagi lemas karena mual dan muntah di sepanjang pagi hari Anda atau bahkan sepanjang hari, harus diketahui, bahwa ada perubahan lain yang akan terjadi pada Anda di tahap ini. Perut semakin membesar sesuai dengan keadaan bahwa janin Anda mulai tumbuh. Sebelum tahap kedua berakhir, Anda akan bisa merasakan janin Anda bergerak – gerak. Pada trimester kedua ini Anda akan merasa sakit di badan, pegal – pegal kemudian muncul tanda strech mark pada paha, perut, dada dan pantat. Kemudian muncul warna yang lebih gelap pada daerah putting dan ketiak Anda, munculnya garis samar dari pusar ke arah kemaluan dalam bentuk bulu halus. Anda juga akan sering mengalami kesemutan, kulit wajah tampak lebih gelap yang kadang disebut topeng kehamilan, mulai gatal pada perut, telapak kaki dan tangan, dan terjadi pembengkakan pada pergelangan kaki, wajah dan jari.

Baca artikel seputar kehamilan trimester 2

Trimester ketiga (minggu 29-40)

Pada tahap terakhir ini bisa jadi akan merupakan tahap yang paling menentukan proses persalinan Anda. Sebaiknya, pada tahap ini Anda berada di rumah. Ini dikarenakan perubahan dalam diri Anda saat hamil semakin besar. Ada kemungkinan sesak napas, rasa ingin buang air lebih sering, heartburn, terjadi pembengkakan pada pergelangan kaki, pada wajah dan jari, muncul wasir, terjadi kebocoran pada tender payudara, yaitu kebocoran kolostrum suatu cairan pra ASI, sulit tidur, janin yang semakin sering bergerak dan kontraksi.

Pada tahap ini, Anda tidak perlu takut jika terlalu sering ke kamar mandi. Hal ini merupakan hal biasa, karena semakin besar bayi di kandungan Anda, tekanannya terhadap organ-organ juga semakin besar. Dan setelah lahir, ini akan kembali normal. Begitu juga halnya dengan sesak napas. Saat tubuh Anda semakin membesar dan terjadi pembengkakan, Anda harus tetap mengusahakan ini dalam batas normal. Jika pembengkakan mulai tidak normal atau ekstrim, segera hubungi dokter karena kemungkinan merupakan tanda preeklamsia. Dan saat tiba di minggu terakhir, leher rahim akan menjadi lebih tipis dan juga lebih lembut. Hal ini merupakan  proses alami yang normal untuk membantu jalan lahir yaitu vagina untuk membuka selama proses melahirkan.

Baca artikel-artikel seputar kehamilan trimester ketiga

Itulah tahapan usia kehamilan yang terjadi dan perlu Anda ketahui.