Proses Kehamilan Bagi Perempuan

Siapa yang tidak ingin menjadi ibu hamil? Sensasi yang dirasakan ketika rahim dalam perut terus tumbuh serta kebahagiaan akan memiliki buah cinta dengan orang terkasih menjadi sebuah daya tarik bagi perempuan manapun untuk merasakan sebuah kehamilan. Maka, jangan heran jika dalam satu tahun pernikahan, sang istri belum juga hamil, panik langsung mendera. Konsultasi ke dokter menjadi salah satu jalan untuk mengetahui bahwa tidak ada yang salah bagi keduanya untuk memiliki anak.

Berbahagialah bagi Anda yang bisa langsung menjadi ibu hamil dalam usia pernikahan yang masih muda. Lantas, apa yang harus Anda lakukan ketika Anda sudah dinyatakan positif hamil, apa yang harus Anda siapkan sebagai perempuan yang baru pertama kali hamil? Bagaimana proses kehamilan selanjutnya?

Proses kehamilan merupakan proses pembuahan yang dilakukan oleh sel sperma pria pada sel telur (ovum) wanita. Dari jutaan sel sperma yang dikeluarkan oleh pria, hanya satu yang bisa berhasil berjodoh dengan sel telur. Jodoh sel telur dan ovum inilah yang membuat proses kehamilan berawal dan dimulai dengan nama embrio atau fetus yang terus berkembang di dalam perut.

Dalam kehamilan, bisa juga terjadi banyak gestasi yaitu wanita yang memiliki bayi kembar dua, tiga, atau seterusnya. Namun, proses kehamilan wanita yang memiliki kecenderungan memiliki anak kembar biasanya karena faktor keturunan atau memiliki sejarah kelahiran kembar dalam keluarganya.

Beberapa ciri yang terlihat dan terasa secara fisik pada ibu hamil adalah sebagai berikut:

  1. Payudara yang terus membesar, keras, dan sakit ketika dipegang.
  2. Tubuh yang terus memompa hormon dan memproduksi lebih banyak darah untuk disalurkan ke sang janin membuat lelah yang berlebihan.
  3. Rasa mual dan sering disertai muntah di pagi hari akan dimulai pada dua minggu pertama setelah hamil.
  4. Rahim yang terus membesar menekan ke kandung kemih, sehingga membuat lebih sering buang air kecil.
  5. Peningkatan jumlah hormon progesterone membuat pencernaan dalam perut berjalan lebih lambat mengakibatkan sulit buang air besar.