Posisi Tidur Ibu Hamil

Pada trimester awal kehamilan biasanya posisi tidur ibu hamil tidak perlu begitu dicemaskan, namun, berbeda kasus jika sudah memasuki trimester kedua. Pada bulan-bulan kehamilan selanjutnya tubuh ibu hamil mulai membesar dan mengakibatkan susah untuk bergerak. Kekhawatiran mengenai kondisi kehamilan pun mulai muncul seiring bertambah besarnya perut ibu. Berikut adalah beberapa posisi tidur ibu hamil yang aman.

Posisi Tidur Tengkurap

Tidur tengkurap hanya Posisi Tidur Ibu Hamil yang nyaman pada usia kehamilan trimester pertama. Pada usia kehamilan selanjutnya biasanya ibu akan merasa tidak nyaman karena perut mulai membesar. Selain itu payudara juga membesar dan lebih sensitive sehingga tidur pada posisi ini hanya bisa dilakukan selama usia kehamilan trimester pertama.

Posisi Tidur Miring

Posisi yang dianjurkan setelah 3 bulan awal adalah Posisi Tidur Ibu Hamil miring ke kiri. Posisi tidur miring ke kiri ini memberikan kelebihan untuk bayi anda untuk menerima aliran darah dan nutrisi ke plasenta dengan lebih optimal. Lebih optimalnya aliran darah ini disebabkan posisi vena besar yang berada di sebelah kanan yang mengalirkan kembali darah dari seluruh tubuh ke jantung. Anda dapat meletakkan bantal untuk menyangga perut anda pada posisi miring sehingga lebih nyaman.

Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Tidak Disarankan

Bagi para ibu hamil, ibu juga perlu mewaspadai posisi tidur yang membahayakan bagi kehamilan anda. Posisi yang membahayakan kehamilan adalah posisi tidur miring ke kanan atau terlentang. Posisi tidur ke kanan dan terlentang dapat menyebabkan keguguran pada usia kehamilan diatas 20 hari. Resiko keguguran makin meningkat dua kali lipat pada usia kehamilan 7 hingga 9 bulan. Pada suatu penelitian yang melibatkan 450 ibu hamil, terdapat resiko 3,93 keguguran tiap 1000 kelahiran pada Posisi Tidur Ibu Hamil selain miring ke kiri.

Potensinya meningkat pada ibu hamil yang tidur dengan posisi terlentang. Keguguran pada ibu hamil yang tidur selain ke kiri disebabkan menyempitnya pembuluh darah sehingga aliran darah ke rahim menjadi sehikit dan mempengaruhi pasokan nutrisi bayi. Namun keguguran tidak serta merta disebabkan oleh posisi tidur. Keguguran juga dapat disebabkan oleh banyak faktor lain misalnya infeksi, merokok dan sebagainya.

Ibu hamil memerlukan istirahat yang cukup selama kehamilan. Ibu hamil yang fit selama hamil dapat menunjang kesehatan bayi yang dikandungnya. Namun ibu hamil juga perlu memperhatikan posisi tidur yang tepat, jangan sampai posisi tidur ibu hamil mempengaruhi kesehatan janin. Beberapa penelitian menganjurkan agar Posisi Tidur Ibu Hamil  miring ke kiri untuk mengurangi resiko keguguran.