Kram Saat Hamil, Berbahayakah?

Pernah merasa kram di perut saat sedang hamil? Kondisi kram memang sering terjadi pada ibu hamil. Biasanya kram terjadi ketika tubuh sang ibu terlalu capek. Lalu bagaimana jika kram saat hamil, berbahayakah? Yang pasti Anda harus segera menyembuhkan kram yang menyiksa karena memang rasanya cukup menyakitkan.

Berikut beberapa solusi ketika kram saat hamil:

  • Kompres bagian yang kram atau yang sering kram dengan air panas.
  • Luruskan tumit dan kaki, secara perlahan tekuk tumit dan jari-jari.
  • Pijat bagian yang kram secara lembut dan perlahan.
  • Jika kram menjelang tidur di kaki, gerakkan jari-jari kaki ke arah atas. Bangun dari tempat tidur dan berdiri sebentar beberapa menit, hingga rasa sakit hilang.

Apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi kram, tindakan pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati.

Berikut tindakan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kram:

  • Istirahat yang cukup
  • Memperbaiki pertahanan tubuh dengan makanan yang bergizi
  • Kurangi aktifitas seks yang berlebihan.
  • Lakukan olahraga ringan.
  • Hindari tidur dengan kaki lurus.
  • Jangan berdiri terlalu lama.
  • Perbanyak konsumsi makanan mengandung magnesium, potasium, dan kalsium.
  • Hindari berdiri terlalu lama.
  • Jangan duduk sambil menyilangkan kaki.
  • Olahraga kaki  dengan jalan kaki atau senam hamil.
  • Minum air putih minimal 2 liter air per hari.

Sebetulnya apa sih penyebab kram saat hamil?

Penyebab kram yang banyak terjadi pada wanita hamil disebabkan hal-hal berikut:

  • Gizi yang tidak seimbang dalam tubuh antara kalsium, potasium dan magnesium yang terlalu rendah, sementara kadar fosfor terlalu tinggi. Sehingga menyebabkan gangguan pada sistem saraf otot-otot tubuh.
  • Rasa lelah yang berkepanjangan akibat aktifitas yang terus menerus.
  • Tekanan rahim pada beberapa titik syaraf tubuh atau kaki.

Jika kram Anda terjadi terus menerus segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.