Gizi Yang Dibutuhkan Ibu Hamil

Selama proses kehamilan terjadi, gizi yang dikonsumsi oleh ibu hamil sangat menentukan kesehatan kandungan si ibu. Gizi ibu hamil yang sempurna dapat mengurangi resiko kesehatan baik bagi si ibu ataupun bagi bayi yang dikandungnya. Kekurangan gizi bisa meningkatkan resiko kehamilan seperti melahirkan bayi yang cacat, terjadinya keguguran, bayi yang dilahirkan sebelum waktunya (premature), perkembangan janin yang tidak normal, dan kesehatan ibu yang terus menurun sehingga tidak optimal dalam proses kelahiran bayi hingga bisa menyebabkan kematian ibu melahirkan.

Beberapa gizi penting yang harus diperhatikan:

  1. Kalori yang berfungsi untuk menumbuh kembangkan janin bisa diperoleh pada daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
  2. Zat besi yang berfungsi untuk perannya sebagai pembentuk sel darah merah bisa diperoleh pada daging, ikan, dan hati.
  3. Asam folat yang berfungsi untuk mencegah cacat bayi pada otak dan tulang belakang bisa diperoleh pada sayuran hijau, jus jeruk, kacang-kacangan, dan gandum.
  4. Kalsium yang berfungsi untuk proses pembentukan tulang dan gigi janin bisa diperoleh pada susu, keju, dan yogurt.
  5. Vitamin C yang berfungsi untuk melindungi jaringan organ tubuh bisa diperoleh pada buah-buahan.
  6. Vitamin A yang berfungsi untuk sistem kekebalan, penglihatan, dan pertumbuhan bayi bisa diperoleh pada sayuran hijau dan kuning telur.
  7. Selain itu gizi ibu hamil dalam vitamin B1, B2, asam pantotenat, niasin, B6, dan B12 yang berperan untuk pembentukan sel darah merah, DNA serta metabolisme asam amino.

Beberapa hal yang tidak diajurkan pada ibu hamil:

  1. Kopi atau teh, karena bisa menguras zat besi pada janin.
  2. Melakukan diet ketat yang menyebabkan bayi kurang gizi.
  3. Meminum obat-obatan modern maupun herbal yang bisa membahayakan janin.
  4. Merokok karena sangat membahayakan janin.
  5. Meminum alkohol.

Mengenai aturan asupan gizi ibu hamil ini, yang harus diperhatikan oleh ibu hamil bukan berapa jumlah yang dikonsumsinya melainkan kualitas serta keseimbangan dari komposisi yang dikonsumsilah yang penting.