Bahaya Keputihan Bagi Kehamilan

Kehamilan merupakan anugerah terindah bagi para wanita. Untuk itu, berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan kehamilan. Saat hamilpun, wanita menjadi orang yang paling over protektif terhadap kehamilannya. Hal itu sangatlah wajar mengingat banyaknya gangguan yang bisa saja mengancam kehamilan dan janin, salah satunya adalah keputihan. Sebenarnya, keputihan sangat umum terjadi pada wanita hamil. Semua itu terjadi karena adanya perubahan hormon selama kehamilan. Namun, para wanita harus sadar dan selalu waspada akan bahaya keputihan bagi kehamilan.

Keputihan dapat dikatakan berbahaya apabila kehadirannya mengganggu, misalnya cairan lebih kental dan pekat, menimbulkan bau menyengat, menimbulkan gatal pada kulit, dan cairan berwarna kehijauan, kekuningan, bahkan kemerahan. Nah, agar tidak penasaran, berikut ini kami paparkan tentang Bahaya keputihan bagi kehamilan, yang diantaranya adalah :

Bahaya Bagi ibu hamil :

  • Keputihan yang abnormal dapat mengganggu kesehatan ibu
  • Terjadi kontraksi secara terus menerus sehingga mengganggu kehamilan
  • Ketuban pecah dini
  • Keguguran

Bahaya Bagi janin :

  • Infeksi Chlamydia dapat terjadi keguguran hingga persalinan sebelum waktunya (persalinan prematur).
  • Infeksi virus Herpes simpleks dapat menyebabkan radang pada otak bayi (ensefalitis).
  • Infeksi jamur Candida sp dapat meningkatkan risiko terjadinya ayan (epilepsi).
  • Infeksi virus HPV dapat menyebabkan terjadinya papiloma laring pada bayi yang menyebabkan gangguan pernapasan dan gangguan pencernaan bayi hingga kematian.
  • Infeksi bakteri Neisserea gonorrhoeae dapat menyebabkan infeksi pada mata bayi hingga terjadi kebutaan.

Begitu banyak bahaya keputihan bagi kehamilan, untuk itu sangat dianjurkan kepada wanita hamil yang menderita keputihan pada masa kehamilan harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah keputihan tersebut masih normal atau sudah tidak normal dan memerlukan pengobatan. Karena penanganan yang tepat dan cepat akan mampu mengurangi bahaya yang ditimbulkan akibat keputihan.

Satu hal yang wajib Anda ketahui adalah pengobatan keputihan pada ibu hamil tergantung dari penyebab keputihan itu sendiri, misalnya, jika keputihan terjadi karena infeksi jamur Candida sp, maka dapat dilakukan pengobatan lokal dengan krim atau sejenis kapsul yang dimasukkan ke dalam vagina. Sementara pada infeksi bakteri yang paling sering menyebabkan persalinan prematur dan infeksi Neisserea gonorrhoeae, biasanya dokter akan memberikan obat-obat yang diminum dalam bentuk kapsul atau tablet yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.