5 Gejala Hamil Anggur

Anda sudah mengenal apa itu hamil anggur? Hamil anggur merupakan salah satu kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang diawali dari kegagalan pembentukan bakal janin sehingga membentuk permukaan membran yang mirip gerombolan buah anggur.

Sepintas orang yang hamil anggur seperti sedang hamil normal, sayangnya isi rahimnya bukan janin melainkan gelembung-gelembung mola, jika pun dalam gelembung itu ada janin biasanya si janin tidak bisa dipertahankan.
Dalam bahasa medis, hamil anggur dinamakan Mola Hidatidosa yaitu kehamilan yang tidak normal dimana sel telur tidak tumbuh sebagaimana mestinya.

Pada hamil anggur, sel telur yang dibuahi tumbuh berkembang dengan liar dan sangat cepat sehingga akhirnya terbentuk gelembung-gelembung yang menyerupai buah anggur. Perut wanita yang hamil anggur akan membesar jauh lebih besar dari wanita yang hamil normal.

Salah satu penanganan yang biasanya dilakukan oleh dokter pada penderita hamil anggur adalah dengan melakukan kuretase, dilanjutkan dengan monitoring dan follow up dengan ketat karena kehamilan ini bisa berkembang menjadi ganas dan membahayakan.

Beberapa penyebab dari hamil anggur ini adalah:

  1. Kualitas sperma atau ovum yang tidak baik
  2. Meninggalnya janin dalam rahim
  3. Kekurangan vitamin A
  4. Penyakit darah tinggi
  5. Asupan gizi yang kurang baik
  6. Konsumsi makanan rendah protein, asam folat, dan karoten

Untuk menghindari bahaya yang diakibatkan oleh hamil anggur sebaiknya Anda mengenali gejalanya sejak dini. Semakin dini mendeteksi semakin mudah penanganannya. Untuk mengetahui itu, Anda juga harus mengetahui gejala yang terjadi pada terjadinya hamil anggur.

5 gejala dari hamil anggur adalah sebagai berikut:

  1. Ketika sudah dinyatakan hamil, ada bercak pendarahan dan mengakibatkan anemia.
  2. Mual dan muntah secara berlebihan.
  3. Perut semakin besar tetapi tidak ada gerakan janin dalam kandungan.
  4. Tidak terlihat adanya tulang janin pada saat pemeriksaan radiologis atau rontgen.
  5. Kadar HCG akan meningkat lebih tinggi daripada kadar HCG pada kehamilan normal.

Apabila Anda mengalami gejala-gejala kondisi hamil anggur, diharapkan segera melakukan penanganan sedini mungkin supaya tidak membahayakan kesehatan.